6 Penyebab Bayi Sering Gumoh dan Cara Mengatasinya

6 Penyebab Bayi Sering Gumoh dan Cara Mengatasinya

Gumoh disebut juga dengan regurgitasi makanan atau muntah ringan . Gumoh dengan muntah memiliki makna yang berbeda. Kondisi ini normal bagi bayi namun Anda pasti bertanya-tanya apa sebenarnya penyebab gumoh. Jika sering terjadi secara terus-menerus, perlu diwaspadai penyebabnya.  Berikut akan dijelaskan penyebab bayi sering gumoh dan cara mengatasinya!

  1. Posisi Bayi Saat Menyusu

Saat menyusui, harus perhatikan posisi bayi agar nyaman dan ASI dapat diserap optimal. Jika bayi dalam posisi telentang  dan ibu menyusui dengan posisi miring. Posisi bayi yang  tiduran telentang akan membuat ASI yang diminum menjadi tumpah karena tak bisa masuk ke sistem pencernaan.  Lebih parahnya, ASI dapat masuk ke hidung dan mengganggu pernapasan.

  1. Ukuran Dot pada Botol Susu

Ukuran lubang  pada dot botol, dapat mempengaruhi jumlah susu yang diminum. Jika ukuran terlalu besar, maka susu yang diminum akan banyak sehingga bayi menjadi gumoh. Cara mengantisipasi hal ini, buat lubang kecil pada dot agar susu yang keluar sedikit demi sedikit. Namun jangan terlalu kecil karena akan membuat bayi kelelahan saat menyedot susu.

  1. Langsung Menidurkan Bayi Setelah Menyusui

Sebagian besar bayi akan tertidur saat disusui, namun jangan langsung menidurkan bayi yang baru selesai menyusu. Hal ini karena proses pencernaan butuh waktu untuk menerima susu yang  disedot bayi. Meski bayi sudah tertidur, sebaiknya digendong terlebih dahulu selama 20 hingga 30 menit. Jika bayi tidur posisi tengkurap, sebaiknya segera ditelentangkan.

  1. Pemakaian Gurita yang Terlalu Kencang

Bayi yang masih memakai gurita, sebaiknya saat pemakaian dibuat sedikit longgar pada ikatannya. Hal ini untuk mengantisipasi jika bayi menyusu, perut tidak akan sesak dan membuat gurita menjadi kencang. Gurita yang kencang akan menyebabkan bayi gumoh saat selesai menyusu. Anda bisa mengatasinya dengan sedikit melonggarkan ikatan gurita pada bayi.

  1. Menangis Berlebihan

Bayi yang menangis dalam waktu yang lama, akan membuat jumlah udara yang masuk semakin banyak. Sehingga perut bayi menjadi kembung dan dapat menyebabkan gumoh setelah menyusu. Cara menghindari hal ini dengan mengurut perlahan perut bayi untuk menenangkannya sekaligus mengeluarkan angin yang ada di perut bayi.

  1. Memiliki Alergi Terhadap Makanan

Bayi yang memiliki alergi, baik susu atau makanan, akan memicu timbulnya gumoh pada bayi. Jika bayi Anda mengalami gumoh terlalu sering meski sudah diatasi, maka kemungkinan penyebabnya adalah alergi. Bawa ke dokter untuk mengetahui jenis alergi. Selain itu, makanan yang Anda konsumsi juga dapat memicu gumoh, terlebih jika Anda mengonsumsi obat-obatan.

Itulah keenam faktor atau penyebab bayi sering gumoh serta cara mengatasinya. Penyebab lain yang  memicu bayi gumoh yaitu bayi yang bergerak berlebihan, ini merupakan kondisi yang normal karena pertanda bayi memang memiliki karakter aktif bergerak. Memang tak semua penyebab gumoh dapat membahayakan si bayi, namun perlu diketahui penyebab utama gumoh.

shares